5 Cara Mudah Membuat Paragraf Pembuka yang Menarik
Perhatian Pembaca
Apa bagian terpenting kedua dari
postingan Anda setelah judul? Sesuai urutannya, tak pelak lagi adalah paragraf
pembuka. Begitu pentingnya paragraf pembuka (sekitar 50 kata) membuat ahli copywriter
Eugene Schwart sering menghabiskan waktu sampai seminggu untuk membuatnya.
Mengapa paragraf pembuka penting?
Bayangkan betapa kecewanya Anda
kalau artikel pilar Anda tidak dibaca seluruhnya oleh
pengunjung hanya karena paragraf pembuka yang tidak menarik perhatian. Namun,
jika paragraf pembuka Anda menarik, ini seperti pintu yang terbuka lebar
sehingga pembaca dengan senang hati memasuki “rumah” (kesuluruhan postingan)
Anda.
Berikut cara-cara yang bisa Anda
gunakan untuk membuat paragraf pembuka yang menarik perhatian pembaca:
1. Ajukan Pertanyaan
Membuka postingan Anda dengan
pertanyaan adalah sebuah sarana Anda untuk bercakap-cakap dengan pembaca.
Dengan bercakap-cakap ini berarti terjadi komunikasi dua arah yaitu antara Anda
dengan pembaca.
2. Sajikan anekdot atau kutipan
Anekdot adalah cerita lucu yang
membuat pembaca tertawa, dan memancing mereka untuk segera tahu apa poin utama
tulisan Anda. Sementara itu, kutipan dari seorang pakar atau orang terkenal
merupakan sebuah bukti (umpan) yang akurat.
3. Buka pikiran atau ingatan pembaca
Membuka pikiran (ingatan) pembaca
adalah teknik pembukaan yang ampuh. Cara ini bisa dilakukan dengan menggunakan
kata-kata seperti Bayangkan…, Apa jadinya…, Apakah anda ingat ketika…, dan
sebagainya.
4. Gunakan perumpamaan (analogi)
Mengumpamakan hal penting dengan
sesuatu yang nyata di kehidupan sehari-hari akan memudahkan membaca mencerna
apa poin utama postingan Anda.
5. Tampilkan data yang mengejutkan
Membuka paragraf dengan data yang
mengejutkan (misalnya Anda memperoleh page rank 6 dalam 2 bulan) merupakan
teknik yang luar biasa. Sepanjang data itu relevan dan tidak bohong, pembaca
akan tertarik dan menyukainya karena salah satu kebutuhan penting blogger
adalah page rank blognya yang tinggi.
No comments:
Post a Comment